1. Paris
Siapa sih yang tidak kenal dengan romantisme Paris? kota bagi para kekasih dengan makanan yang nikmat, anggur dan nuansa yang menyenangkan. Makan malam romantis dengan lilin indah di dekat menara Eiffel, berjalan bergandengen sepanjang Champs Elysees atau piknik di taman. Paris memberikan romansa dan keindahan bagi pasangan yang jatuh cinta selama berabad-abad.
2. Hawaii
Ternyata Hawaii adalah kota tempat tujuan bulan madu terbesar di dunia, terutama di kalangan orang Amerika. Entah anda di Maui, atau pulau besar lain di Hawaii, tempat ini selalu menawarkan pilihan terbaik pagi pasangan. Pantai dan hutan tropis, kamar hotel mewah, olahraga, dan berbagai hal menarik di alam bebas!
3. St. Thomas
Kota ini terletak di Virgin Islands, dan merupakan kota pantai yang terkenal oleh jajaran pantai indah dan tempat belanja menarik. Kota ini dipenuhi dengan penginapan yang dapat menampung pasangan atau bahkan keluarga. Di kota ini juga dibuat batasan untuk jumlah pesta dan peserta pesta, jadi anda tidak akan kesulitan jika ingin bermesraan dengan pasangan anda!
4. Venesia
Perjalanan dengan gondola di kanal-kanal kota ini sudah menjadi simbol romantisme kota ini. Perjalanan dengan duduk berdekatan dengan pasangan dan dengan penuh kekaguman melihat bagian kota yang indah. Makan malam romantis di restoran Italia dengan berbagai liku-liku menarik yang terkadang akan membawa anda ke gereja indah romantis. Venesia adalah tempat yang akan membuat anda jatuh cinta dan jatuh cinta lagi.
5. Tahiti
Dearah tenang yang terletak di Pasifik Selatan, dengan bungalow pantai indah, yang memungkinkan anda berenang tenang di pagi hari. Bersantai di pasir putih dengan pohon kelapa indah dengan para karyawan hotel yang siap membantu anda apapun dan kapanpun. Pemandangan luar biasa indah di saat matahari terbenam juga tidak akan bisa anda lupakan dengan mudah!
6. Belize
Belize adalah tempat paling indah bagi para pasangan. Pulau yang terletak di tengah karang ini akan membuat pasangan melupakan semua orang karena banyak pantai yang jadi 'milik pribadi' dengan air yang dipenuhi ikan karang berwarna warni akan menemani anda. Anda takut berenang? bukan masalah, pantai indah dan pohon palem yang bergorang menanti Anda!
7. Maladewa
23 pulau yang terletak di tengah Samudra Indonesia ini adalah salah satu dari surga dunia. Pulau-pulau karang yang ada hanya sedikit sekali berada diatas permukaan laut, dan gugus karang yang melingkupi pulau ini penuh dengan kehidupan. Negara kecil yang indah dan romantis ini memang adalah tempat paling pas untuk kehidupan yang romantis.
8. Seychelles
Kepulauan yang ada di Samudra Indonesia ini sebenarnya berada di lepas pantai Afrika dan merupakan tempat yang paling santai di dunia. Kehidupan yang eksotis dan nuansa yang tenang akan selalu menanti anda dan pasangan anda. Lapangan golf, spa, perjalanan memancing dan minuman segar tropis akan membuat pasangan yang sedang berbulan madu tidak akan mau kembali ke negara asal mereka lagi.
9. Bruges
Kota kuno dengan setting abad pertengahan di Brussel ini adalah cara terbaik untuk melarikan diri dari segala kebisingan kota. Kota kecil yang tenang ini menjaga kondisi kota tetap seperti kondisi kota ini di abad pertengahan. Jalan-jalan yang dilapisi batu, dengan kafe-kafe kecil di udara terbuka akan membuat anda berasa kembali ke zaman abad pertengahan, lengkap dengan berbagai hal romantis dan indah, minus masalah dan ribut.
10. Tuscany
Daerah yang penuh dengan kebun anggur, villa, dan kota-kota kecil Italia, akan membuat anda merasa seperti berada dalam perjalanan romantis. Anda dapat tinggal di villa bersejarah, dengan makanan terbaik dan anda dapat bersepeda berkeliling kebun anggur yang anda pilih dan minum anggur terbaik pula. Jika anda berada di tempat ini, pasti anda akan mengerti kenapa beberapa orang sama sekali tidak ingin kembali begitu sampai di tempat ini. Singkatnya, tidak ada yang lebih indah dan romantis di Italia daripada Tuscany.
Klik sumber
Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts
Sunday, June 19, 2011
10 Tempat Paling Romantis
Thursday, June 16, 2011
10 Obyek Pemandangan Paling Menakjubkan di Seluruh Dunia
Make money from your Website or Blog with BidVertiser










Kalau anda punya penyakit takut akan ketinggian, sebaiknya anda tidak mengunjungi tempat-tempat ini.
Dachstein Sky Walk (Austria)
Disebut “Balkon pegunungan alpina”, Dachstein Sky Walk ditahtakan pada ketinggian 2700 meter diatas permukaan laut dan di atas bebatuan vertikal Hunerkogel setinggi 250 m. Pemandangan 360 derajat memperlihatkan pada para pengunjung pemandangan Slovenia di selatan Republik Czech di sebelah utara. Skywalk jauh lebih tinggi dari platform di air terjun Niagara ataupun yang berada di air terjun Iguazu, Brazil.
Aurland Lookout (Norwegia)
Arsitek Todd Saunders dan Tommie Wilhelmsen ditugaskan untuk membuat desain tempat pemberhentian yang indah di atas gunung Aurland di Norwegia dan menghasilkan si cantik ini yang mendapat tempat pertama di kompetisi rute wisata Norwegia. Sisi paling luar platform – yang melengkung untuk membentuk fondasi struktur – ditutup sebuah kaca, memberikan pemandangan luar biasa ke daratan di bawah untuk mereka yang berani berjalan sampai paling ujung.
Grand Canyon Skywalk (Arizona – USA)
Platform menegangkan berbentuk tapal kuda ini bergantung tepat 4000 kaki di atas tanah dan memanjang 65 kaki dari ujung tebing Grand Canyon. Skywalk berbentuk tapal kuda ini dibangun dari tembok kaca setebal 4 inchi dan pengunjung diharuskan memakai kaus kaki anti gores bila ingin berjalan dan melihat pemandangan disana. Karya ini adalah karya arsitektur luar biasa yang sanggup menahan berat sampai 70 ton (setara dengan 14 ekor gajah afrika) dan dapat menahan tiupan angin sampai 100 meter per jam.
Platform Gantung Air Terjun Iguazu (Brasil dan Argentina)
Selain dari air terjun yang memang menakjubkan, tempatnya yang berada di hutan lindung subtropis membuat wisata di tempat ini semakin menyenangkan. Untuk menghargai kebesaran dan kemegahannya, baik sekali untuk melihat air terjun ini dari skywalk. Platform pemandangan ini begitu dekatnya sehingga anda akan tersemprot oleh percikan air dan dibuat tuli oleh raungan air jatuh dari ketinggian 80 kaki yang memekakkan telinga.
Menara Pencakar Langit Auckland (Selandia Baru)
Menara pencakar langit Auckland setinggi 328 m adalah bangunan tertinggi di belahan bumi bagian selatan. Dibutuhkan 2000 ton besi, 660 ton baja kerangka bangunan dan 15000 meter kubik semen untuk membangunnya. Bangunan ini dapat menahan angin berkecepatan 200 km/jam, gempa berkekuatan 8 skala richter dan di hari yang cerah, pemandangan bisa mencapai 82 km. Puncak dalam ruangan yang tertinggi adalah Sky deck dengan kaca tanpa sambungan yang memberikan pemandangan 360 derajat.
Illawara Fly Tree Top Walk (Australia)
Tempat ini dibuka belum lama setelah 5 bulan pembangunan. Terletak di Knights Hill di atas tebing dekat Robertson di dataran tinggi selatan, Illawara Fly Tree Top Walk memfasilitasi pengunjung untuk berjalan-jalan di antara kanopi hutan hujan 25 meter di atas tanah di atas platform besi. Lorong jalan setinggi 500 m ini memiliki tangan penyangga yang membawa pengunjung ke ujung tebing dan menawarkan pemandangan garis pantai dari Kiama sampai Shellharbour.
Landscape Promontory
Landscape Promontory adalah platform pemandangan gantung yang didisain Paolo Burgi sebagai bagian proyek Cardada, sebuah revitalisasi gunung Cardada yang diharapkan selesai pada tahun 2010. Lorong yang terbuat dari besi dan titanium berujung pada platform pemandangan dengan pemandangan Lago Maggiore. Bukan hanya pemandangan yang dapat dinikmati para pengunjung. Simbol–simbol di ubin dan keterangan keterangan yang tertulis di susuran platform menawarkan referensi tentang sejarah dan kesastraan.
Infinity Room at the House of the Rock (Wisconsin – USA)
House on the Rock, pertama kali dibuka pada tahun 1959, adalah kompleks ruangan2, jalan, kebun, dan toko dengan desain arsitektur unik oleh Alex Jordan, Jr. Letaknya adalah di Spring Green, Wisconsin, dan merupakan tempat wisata regional. The Infinity Room di rumah itu memanjang beberapa ratus kaki dari lembah, tanpa penyangga di bawahnya, dengan lebih dari 3000 jendela buatan tangan di pinggirnya.
Il Binocolo (Italia)
Di dalam kebun kastil Trauttmansdorff, Italia anda akan menemukan platform besi yang memukau ini keluar dari antara pepohonan. Namanya, yang berarti teropong, berasal dari bentuk atap kecil platform tersebut dan pemandangan sekitar. Di desain oleh arsitek Matteo Thun.
Puncak Tyrol (Austria)
Top of Tyrol (Puncak Tyrol) yang didesain oleh Astearchitecture adalah platform pemandangan setinggi 3000 m di atas permukaan laut di atas gletser Stubai di Tyrol, Austria. Baja tahan cuaca digunakan dalam pembangunannya untuk mangantisipasi cuaca ekstrim sehingga anda dapat berdiri 9 meter dari puncak gunung untuk melihat pemandangan Gletser Stubai.
Saturday, January 29, 2011
Kawah Sikidang, Candradimuka, Sibanteng, Sinila, Sileri, Siglagah, Sikendang, Dan Timbang
Keberadaan kawah di dataran tinggi Dieng, merupakan fenomena alam yang langka dan menakjubkan sekaligus berbahaya. fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri baik di kalangan wisatawan dan menjadi tantangan bagi peneliti.
Dataran Tinggi Dieng termasuk salah satu kawasan yang memiliki daftar kawah terbanyak di Indonesia, Sebagian besar erupsi di Dataran Tinggi Dieng adalah erupsi freatik karena Dieng merupakan kawasan gunung api aktif bertipe A.
Kawah Sikidang Koleksi Foto Disini
Kawah Sikidang merupakan kawah yang terpopuler dan terbesar di Dieng, disamping letaknya yang mudah dijangkau fasilitas yang ada cukup lengkap, Seperti Mushola, WC, Area Parkir dan Pusat Perbelanjaan. Hingga kini Kawah Sikidang menjadi obyek wisata primadona dikalangan wisatawan.
Nama Kawah Sikidang diambil dari kidang dalam bahasa Indonesia = Kijang. Binatang ini memiliki karakteristik suka melompat lompat, Seperti halnya Uap air dan lava berwarna kelabu yang terdapat di kawah sikidang selalu bergolak dan munculnya berpindah-pindah bahkan melompat seperti seekor kidang / kijang.
Legenda Kawah SikidangPada zaman dahulu ada sebuah istana yang besar di Dataran Tinggi Dieng, di huni oleh seorang ratu yang cantik jelita, yaitu Ratu Sinta Dewi. Pada suatu ketika Ratu Sinta Dewi akan dilamar seorang pangeran yang konon tampan dan kaya raya, yaitu Pangeran Kidang Garungan.
Namun, Ratu Shinta Dewi kecewa karena pangeran tersebut tidak setampan seperti yang diceritakan. Pangeran Kidang Garungan adalah sosok manusia berkepala kijang. Cara untuk menolak lamaran Pangeran Kidang Garungan, Ratu Shinta Dewi mengajukan syarat untuk dibuatkan sumur yang besar dan dalam. Ketika sumur hampir selesai dibuat, Ratu Shinta Dewi dan para pengawalnya menimbun sumur tersebut dengan tanah saat Pangeran Kidang Garungan masih berada di dalamnya.
Ketika sang pangeran berusaha untuk keluar dari sumur itu dengan cara mengerahkan segala kesaktiannya, sumur itu tiba-tiba menjadi panas, bergetar, dan meledak-ledak. Pangeran itu hampir saja keluar dari sumur, namun ratu dan para pengikutnya terus menimbun sang pangeran hingga tidak dapat keluar. Sang pangeran kemudian marah, lalu mengutuk Ratu Shinta Dewi dan keturunannya kelak akan berambut gembel. Bekas sumur Pangeran Kidang Garungan itulah yang kemudian menjelma menjadi Kawah Sikidang.
Kawah CandradimukaKeberadaan Kawah Candradimuka selalu dikaitkan dengan cerita pewayangan jawa. yaitu dalam kisah Gatotkaca/ Tetuka. Kawah Candradimuka selalu di lewatkan wisatawan disamping jaraknya jauh dengan dieng, jalan menuju Kawah Candradimuka belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan besar. Padahal disekitar Kawah Candradimuka kondisi alam masih nampak indah, berupa lahan pertanian dan bebukitan.
Kawah Sibanteng
Sibanteng adalah sebuah kawah yang terletak di Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. letaknya berdekatan dengan Kawah Sikidang. Pada tanggal 15 Januari 2009 obyek wisata kawah Sibanteng sempat ditutup beberapa hari, karena terjadi letusan lumpur yang terdengar hingga 2 Km dan mengakibatkan rusaknya hutan milik Perhutani setempat.
Letusan yang terjadi di Kawah Sibanteng terjadi akibat hujan deras yang kerap turun. letusan kawah Sibanteng terjadi sebanyak dua kali, yakni pada pukul 08.00 dan 08.30. Letusan itu termasuk jenis freatik bukan vulkanik. Diameter kawah yang semula kecil, yakni sekitar 1-2 meter, bertambah luas menjadi 50 meter.
Pada tahun 2003 bertepat di bulan Juli, kawah Sibanteng juga mengalami letusan yang sama. Hingga kini keberadaan Kawah Sibanteng dinyatakan Aktif.
Kawah SinilaSinila adalah sebuah kawah yang berpotensi mengeluarkan gas beracun. pada tanggal 20 Februari 1979 pernah terjadi ledakan dahsyat di kawah sinila yang mengakibatkan 149 orang meninggal dunia karena terperangkap gas beracun.
Kawah Sileri
Sileri adalah sebuah kawah yang paling berbahaya diantara kawah kawah lain di dataran tinggi dieng. Tercatat pada tahun 1944, 1964, 1984, 2003, dan 2009 Kawah sileri meledak yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan disekitarnya.
Disamping bencana yang ditimbulkan, Kawah Sileri memiliki energi yang besar berupa tenaga panas bumi atau geotermal yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik.
Temperatur Kawah Sileri
- Pada 6 September dan 23 September 2009, Suhu Kawah Sileri masing - masing terukur adalah 70.5°C.
- 27 September 2009 pukul 00:00:17 WIB, hasil pengukuran suhu telemetri dari sensor TLR di Kawah Sileri terukur 70°C.
- 27 September 2009 pukul 10:00 WIB, temperatur solfatara di Kawah Sileri yang diukur menunjukan 70°C.
Kawah Siglagah, Sikendang, Dan Timbang
Kawah kawah lain yang terdapat di dataran tinggi dieng, seperti kawah Siglagah, Sikendang dan Timbang. Kawah kawah ini menjadi pusat pengawasan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Karena kawah Sikendang dan Timbang juga berpotensi mengeluarkan gas beracun. POS PGA Dieng Pos PGA Dataran Tinggi Dieng terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Sumber : http://www.diengplateau.com/2010/05/kawah-sikidang-candradimuka-sibanteng.html
Sikopel Waterfall & Pitu Waterfall Banjarnegara
Dieng Plateau Tourism, Sikopel Waterfall & Pitu Waterfall Banjarnegara
Sikopel Waterfall
For you lovers of water tourism, not complete if you have not visited the waterfall attractions Sikopel or better known as the Waterfall Village Sikopel Babadan, District Pagentan. Sightseeing waterfall offers a panoramic view of the cool and beautiful nature. Of course it is suitable when enjoying it with family, friends or relatives to spend the mengingatkan, while occasionally trying to disgorge fresh water in the crater this Sileri.
In fact it would not hurt you feel the cold water of this waterfall Sikopel while bathing, letting the whole body wet by water. Because according to local residents, the water in this waterfall is believed to create ageless. During kepemerintahannya, Regent charismatic Banjarnegara R. Aria Soemitro Kolopaking, is said to have meditated in the cave that was right behind the waterfall.
When meditating it, he get the coupling of horses, horse or rope control regulator. So why, waterfall was named Sikopel. Similarly spoken mayor Babadan, Turno about Sikopel Curug legend. The story was developed in the local community for generations.
Other views can be enjoyed is the existence of wild monkeys around waterfall, although sometimes the monkeys did not appear. In addition, there is the cave behind the waterfall where there is a white rat who rarely found anywhere. Unique rodents that nest in the cave behind the waterfall.
On holidays a lot of visitors who come and sometimes bring home water waterfall that is inserted into a jerry can or a special container. Freshness Sikopel waterfall water into its own suggestion for a drink.郑 irnya natural fresh, tired body so ilang! "Said Purwanto, local visitors who came with her friends. Apart from local tourists Banjarnegara, tourists from some regions and large cities are also often come to see the beauty of Curug Sikopel.
Not so difficult to reach the waterfall location. From the city Pagentan District, taken about a half hour trip with a distance less than seven kilometers. During the journey to the village of Babadan, you will enjoy the typical rural landscape. Entering the gate Sikopel waterfall, has a voice thundering waterfalls that has a height of 70 meters with a depth of about ten meters.
As to the waterfall, if lucky you will see a flock of monkeys who were in the streets and farms owned by people looking for food. You can give food to the monkeys, but it is not easy to do. Because once the monkeys to see humans, they would run away.
Pitu Waterfall
Pitu waterfall is a natural attractions with the main attraction of the falls, amounting to a seven-storey waterfall from top to bottom. So then, this waterfall was named "Waterfall Pitu". Located in the Village District Pecan Sigaluh Banjarnegara. Approximately half an hour drive from the City eastward Banjarnegara (Wonosobo). This waterfall was very beautiful. Besides great for the whole family recreation, are also suitable as an arena for camping. Pitu near the waterfall there is also another waterfall called Curug Pecan. Cluster of seven levels of waterfalls from the top down is very beautiful. From the first waterfall (level I), we can see the waterfall with the water discharge is quite large. On both sides are still beautiful forest dominated by perennials. There are also many durian trees.
If we want to see the waterfall on it, we must climb the path on the right road. There is a fairly easy stair climbing. Each about 50 meters, the second waterfall and so still lie ahead. In the waterfall top (level seven), more exotic scenery anymore because sixth underneath looks beautiful waterfall tub legs dangling angel soft. To achieve these attractions is easy, but more comfortable with using their own vehicles, especially two-wheeler (motorcycle) for up to waterfall just inside the gate. From City Banjarnegara we drive to the east about 10 miles arrived at the fork in the village of Sigaluh. Take the right road, start walking the streets of the village are fine with the fresh air, with the distance of about 7 kilo meters. Not far from Pecan Village Hall, we can simply enjoy the beauty and freshness Curug Pitu.
Picture By : http://www.banjarnegarakab.go.id
Sumber : http://www.diengplateau.com/2010/11/sikopel-waterfall-pitu-waterfall.html
Saturday, December 11, 2010
24 Rekor Dunia Yang Dimiliki Indonesia
- Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).
- Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2)
- Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.
- Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.
- Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.
- Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.
- Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.
- Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).
- Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus’¬ yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.
- Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.
- Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.
- Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 & terakhir 2002).
- Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.
- Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
- Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.
- Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).
- Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.
- Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.
- Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut/abrasi.
- Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.
- Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.22. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.
- Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.
- Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.

Sumber : http://surabayacybercity.blogspot.com/2010/10/24-rekor-dunia-yang-dimiliki-indonesia.html
Sunday, November 21, 2010
Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia
Candi Prambanan adalah mahakarya kebudayaan Hindu dari abad ke-10. Bangunannya yang langsing dan menjulang setinggi 47 meter membuat kecantikan arsitekturnya tak tertandingi.
Prambanan, Candi Hindu Tercantik di DuniaCandi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta,
di tengah area yang kini dibangun taman indah.Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.
Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.
Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).
Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.
Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.
Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.
Kalau cermat, anda juga bisa melihat berbagai relief burung, kali ini burung yang nyata. Relief-relief burung di Candi Prambanan begitu natural sehingga para biolog bahkan dapat mengidentifikasinya sampai tingkat genus. Salah satunya relief Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) yang mengundang pertanyaan. Sebabnya, burung itu sebenarnya hanya terdapat di Pulau Masakambing, sebuah pulau di tengah Laut Jawa. Lalu, apakah jenis itu dulu pernah banyak terdapat di Yogyakarta? Jawabannya silakan cari tahu sendiri. Sebab, hingga kini belum ada satu orang pun yang bisa memecahkan misteri itu.
Nah, masih banyak lagi yang bisa digali di Prambanan. Anda tak boleh jemu tentunya. Kalau pun akhirnya lelah, anda bisa beristirahat di taman sekitar candi. Tertarik? Datanglah segera. Sejak tanggal 18 September 2006, anda sudah bisa memasuki zona 1 Candi Prambanan meski belum bisa masuk ke dalam candi. Beberapa kerusakan akibat gempa 27 Mei 2006 lalu kini sedang diperbaiki.
Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9
Borobudur adalah candi Budha terbesar di abad ke-9 yang berukuran 123 x 123 meter. Candi Borobudur selesai dibangun berabad-abad sebelum Angkor Wat di Kamboja.
Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9
Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.
Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.
Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.
Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).
Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.
Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "The Lamp for the Path to Enlightenment" atau yang lebih dikenal dengan nama Bodhipathapradipa.
Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan 'Amawa' berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.
Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Tunggu apa lagi? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya sama sekali.
Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Pesona Warna Kawah Kelimutu NTT Indonesia
Oleh : Amril Taufik Gobel
Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring perjalanan waktu. Tak kurang sudah 12 kali perubahan warna terjadi dalam waktu 25 tahun terakhir ini. Danau pertama dan kedua letaknya sangat berdekatan, sedangkan danau ketiga terletak menyendiri sekitar 1,5 km di bagian Barat. Perubahan warna ini diduga akibat adanya pembiasan cahaya matahari, adanya mikro biota air, terjadinya zat kimiawi terlarut, dan akibat pantulan warna dinding dan dasar danau.
Kelimutu merupakan gabungan kata dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.
Awal mulanya daerah ini diketemukan oleh Van Such Telen, warga negara Belanda, tahun 1915. Keindahannya dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan dalam tulisannya tahun 1929. Sejak saat itu wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker bagi masyarakat setempat. Mereka yang datang bukan hanya pencinta keindahan, tetapi juga peneliti yang ingin tahu kejadian alam yang amat langka itu. Bagi penggemar hiking dan menyukai keindahan alam di desa pegunungan tropis, berwisata ke tempat ini merupakan pilihan terbaik. Kawasan Kelimutu telah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992.
Untuk mencapai Gunung Kelimutu yang pernah meletus di tahun 1886 ini, butuh “perjuangan” tersendiri. Dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur, butuh waktu sekitar 3 jam dengan mobil sewaan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu bagus, berkelak-kelok, melintasi jurang dan tebing. Kita akan menemui kampung terdekat dengan kawah gunung Kelimutu yang bernama Kampung Moni.
Kampung ini terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende yang berjarak 13 kilometer dari Danau Kelimutu. Dari Moni hanya dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai bibir Danau Kelimutu.
Selain dari Maumere, Kelimutu juga dapat dicapai dari Ende menggunakan bus antarkota ataupun kendaraan sewaan, dengan harga dan waktu perjalanan yang relatif tidak jauh berbeda. Dari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, pengunjung dapat menggunakan pesawat menuju kota Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. Kelimutu terletak sekitar 66 kilometer dari Kota Ende dan 83 kilometer dari Kota Maumere.
Di Kampung Moni banyak dijajakan kain tenun Lio yang menjadi salah satu produk khas lokal disana dan dijual oleh penduduk setempat kepada para wisatawan. Di Kampung Moni pula terdapat penginapan yang bisa dipakai oleh wisatawan untuk menginap atau beristirahat.
Terdapat sekitar 20 homestay yang dikelola penduduk dengan tarif Rp 25.000- Rp 50.000 per malam sedangkan cottage milik pemerintah bertarif Rp 75.000-Rp 85.000. per malam. Edelweis, Pinus dan Cemara adalah sejumlah tumbuhan yang dapat kita temui saat memasuki kawasan Kelimutu.
Photo credits - Arif Fadillah
Nah, selamat menikmati kawasan kawah danau 3 warna gunung Kelimutu yang eksotis itu!
Friday, September 17, 2010
DAWET AYU BANJARNEGARA
"NEK MARING BANJARNEGARA, ORA LENGKAP NEK ORA NCICIPI DAWET KHASE BANJARNEGARA “DAWET AYU BANJARNEGARA” WES NYEBAR NENG KOTA-KOTA GEDHE "
A. Selayang Pandang
,Tidak seperti Es Cendol biasanya, Dawet Ayu Banjarnegara ini mempunyai citarasa tersendiri,dari ramuan ramuan khusus yang di bubuhinya sehingga membuat lidah ketagihan ( itu kalo anda minum yang asli )
Dawet Ayu adalah sensasi lain yang bisa dijumpai di kota kecil Banjarnegara. Nama Dawet Ayu justru lebih dikenal orang dibanding Banjarnegara. Tak heran jika oleh pemerintah dan masyarakat Banjarnegara, Dawet Ayu dijadikan sebagai salah satu duta, ikon ataupun kekhasan yang melekat pada Banjarnegara.
Dawet Ayu adalah minuman khas Banjarnegara yang sekilas mirip dengan es cendol. Segelas Dawet Ayu memang terdiri dari cendol, santan dan gula, oleh karena itu sekilas mirip dengan es cendol yang lazim ditemui di daerah-daerah lain. Yang membedakan Dawet Ayu dengan es cendol adalah kualitas kekenyalan cendol dan citarasa dari gula. Cendol Dawet Ayu memiliki tekstur lebih kenyal dibanding dengan cendol biasa. Selain kekenyalan itu, cendol Dawet Ayu cenderung lebih pendek karena menggunakan bahan alami.
Cendol Dawet Ayu terbuat dari perpaduan tepung beras dan tepung tapioka (tepung jagung). Sedang warna hijau cendol Dawet Ayu diperoleh dari sari daun pandan. Sari inilah yang membuat cendol dawet ayu mempunyai aroma wangi. Saat masih berupa adonan, cendol kemudian disaring menggunakan ayakan bambu dengan lubang antara 0,25 hingga 0,5 cm. Kandungan alami dalam adonan tersebut membuat cendol yang disaring tidak bisa panjang. Kualitas ini tidak bisa dijumpai pada pembuatan cendol yang menggunakan bahan kimia. Rata-rata panjang cendol Dawet Ayu hanya mencapai 1-2 cm.
Setelah tersaring dan terbentuk, adonan tersebut dididihkan hingga muncul ke permukaan. Cendol yang masih hangat ini juga bisa menjadi penanda kualitas cendol Dawet Ayu. Semakin berkualitas cendol yang telah dididihkan akan semakin kuat pula aroma wangi pandan. Selain itu, kekenyalannya tetap terjaga. Cendol yang telah matang tersebut lantas dimasukkan ke dalam santan kental. Terkadang ada juga penjual yang langsung mencampur cendol dengan santan yang lebih encer. Namun air yang berlebih dalam santan biasanya akan membuat cendol memuai dan seringkali hancur. Kualitas santan ini juga menandakan kualitas Dawet Ayu. Penjual Dawet ayu yang asli biasanya hanya mencampurkan cendol pada santan kental, saat akan disajikan barulah santan yang lebih cair ditambahkan.
Selain cendol dan santan, bahan lain yang menentukan kualitas Dawet Ayu adalah gulanya. Gula yang digunakan dalam Dawet Ayu bukanlah gula merah cair (palm sugar/gula kelapa) melainkan gula aren. Gula ini terbuat dari tetesan nira pohon aren (Arenga pinnata). Aren adalah jenis pohon palem terpenting kedua setelah pohon kelapa (Cocus nucifera). Gula aren ini selain memiliki rasa manis yang natural, juga berbau harum. Dalam Dawet Ayu, gula aren pertama kali harus dicairkan. Setelah jadi, kemudian dicampur dengan potongan buah nangka atau durian. Perpaduan dari buah dan gula inilah yang menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Gula inilah yang menjadi penanda pokok perbedaan dawet ayu dengan es cendol.
Dalam penyajiannya, Dawet Ayu biasanya disajikan dingin dengan menambahkan es batu. Biasanya, selain sebagai pelepas dahaga, dawet ayu juga digunakan sebagai pendamping makanan utama, karena itu di beberapa tempat di Banjarnegara, warung makan atau restoran juga menyajikan menu dawet ayu sebagai menu minuman andalan.
B. Keistimewaan
Dawet Ayu adalah jenis minuman yang sukar untuk dilupakan karena memiliki aroma yang khas. Meskipun berwujud minuman, Dawet Ayu mewakili ikon rempah dan hasil bumi yang juga dihasilkan di Banjarnegara, seperti jagung, buah aren dan durian. Keistimewaan aroma ini jarang bisa ditemui pada jenis minuman dingin. Karena itu Dawet Ayu bisa mewakili salah satu keistimewaan minuman dingin tersebut. Keistimewaan inilah yang juga menjadi pemikat wisatawan maupun warga Banjarnegara yang hidup di perantauan.
C. Lokasi
Untuk mencicipi Dawet Ayu, wisatawan bisa berkunjung ke Banjarnegara. Salah satu penjual dawet terkenal terletak di sebelah utara terminal Banjarnegara. Selain di Banjarnegara, Dawet Ayu juga bisa dinikmati di kota-kota tujuan wisata terutama di kawasan Banyumas, propinsi Jawa Tengah serta DIY Selain dilokasi-lokasi tersebut, dawet ayu yang kini semakin menasional juga dapat dinikmati di hampir seluruh kota besar di Indonesia bagian barat, seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung. Di Jakarta bahkan dawet ayu sudah diwaralabakan.
D. Harga
Harga segelas dawet ayu berkisar antara Rp. 2.000,00 sampai Rp. 4.000,00
Minuman ini sangat khas rasanya, dan banyak sekali peminatnya, baik di nikmati padawaktu musim panas maupun hujan, Dawet Ayu Banjarnegara sudah menyebar di kota2 besar; Yogyakarta Surabaya, Jakarta, Bandung oh ya Di Pemalang juga sudah ada tuh Dox,Tidak seperti Es Cendol biasanya, Dawet Ayu Banjarnegara ini mempunyai citarasa tersendiri,dari ramuan ramuan khusus yang di bubuhinya sehingga membuat lidahketagihan ( itu kalo anda minum yang asli )nih gambar tempat asli warung Dawet Ayu.
Kalo anda singgah di Kota Banjarnegara tidak akan susah untuk memenukan kios Dawet Ayu, yang letaknya sangat dekat dengan Terminal antarkota, hanya berjarak 10 meter anda sudah bisa menemui kios tersebut rasakhas Durian asli yang di campur di Gula merahnya akan semakin membuat anda menggoyangkan lidah and
Jangan Salah lho ya, Dawet Ayu Asli Banjarnegara sudah banyak yang di modifikasi ( halah koyo motor aja ) maksudnya banyak yang berusaha menjual Dawet dengan nama DAWET AYU di embel-embeli ASLI Banjarnegara, namun sesuatu yang asli itu hanya akan ada satu dan tidak ada Copynya, Cabang-cabang Deawt ayu ini sudah banyak, jangan salah untuk membelinya
A. Selayang Pandang
Dawet Ayu adalah sensasi lain yang bisa dijumpai di kota kecil Banjarnegara. Nama Dawet Ayu justru lebih dikenal orang dibanding Banjarnegara. Tak heran jika oleh pemerintah dan masyarakat Banjarnegara, Dawet Ayu dijadikan sebagai salah satu duta, ikon ataupun kekhasan yang melekat pada Banjarnegara.
Dawet Ayu adalah minuman khas Banjarnegara yang sekilas mirip dengan es cendol. Segelas Dawet Ayu memang terdiri dari cendol, santan dan gula, oleh karena itu sekilas mirip dengan es cendol yang lazim ditemui di daerah-daerah lain. Yang membedakan Dawet Ayu dengan es cendol adalah kualitas kekenyalan cendol dan citarasa dari gula. Cendol Dawet Ayu memiliki tekstur lebih kenyal dibanding dengan cendol biasa. Selain kekenyalan itu, cendol Dawet Ayu cenderung lebih pendek karena menggunakan bahan alami.
Cendol Dawet Ayu terbuat dari perpaduan tepung beras dan tepung tapioka (tepung jagung). Sedang warna hijau cendol Dawet Ayu diperoleh dari sari daun pandan. Sari inilah yang membuat cendol dawet ayu mempunyai aroma wangi. Saat masih berupa adonan, cendol kemudian disaring menggunakan ayakan bambu dengan lubang antara 0,25 hingga 0,5 cm. Kandungan alami dalam adonan tersebut membuat cendol yang disaring tidak bisa panjang. Kualitas ini tidak bisa dijumpai pada pembuatan cendol yang menggunakan bahan kimia. Rata-rata panjang cendol Dawet Ayu hanya mencapai 1-2 cm.
Setelah tersaring dan terbentuk, adonan tersebut dididihkan hingga muncul ke permukaan. Cendol yang masih hangat ini juga bisa menjadi penanda kualitas cendol Dawet Ayu. Semakin berkualitas cendol yang telah dididihkan akan semakin kuat pula aroma wangi pandan. Selain itu, kekenyalannya tetap terjaga. Cendol yang telah matang tersebut lantas dimasukkan ke dalam santan kental. Terkadang ada juga penjual yang langsung mencampur cendol dengan santan yang lebih encer. Namun air yang berlebih dalam santan biasanya akan membuat cendol memuai dan seringkali hancur. Kualitas santan ini juga menandakan kualitas Dawet Ayu. Penjual Dawet ayu yang asli biasanya hanya mencampurkan cendol pada santan kental, saat akan disajikan barulah santan yang lebih cair ditambahkan.
Selain cendol dan santan, bahan lain yang menentukan kualitas Dawet Ayu adalah gulanya. Gula yang digunakan dalam Dawet Ayu bukanlah gula merah cair (palm sugar/gula kelapa) melainkan gula aren. Gula ini terbuat dari tetesan nira pohon aren (Arenga pinnata). Aren adalah jenis pohon palem terpenting kedua setelah pohon kelapa (Cocus nucifera). Gula aren ini selain memiliki rasa manis yang natural, juga berbau harum. Dalam Dawet Ayu, gula aren pertama kali harus dicairkan. Setelah jadi, kemudian dicampur dengan potongan buah nangka atau durian. Perpaduan dari buah dan gula inilah yang menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Gula inilah yang menjadi penanda pokok perbedaan dawet ayu dengan es cendol.
Dalam penyajiannya, Dawet Ayu biasanya disajikan dingin dengan menambahkan es batu. Biasanya, selain sebagai pelepas dahaga, dawet ayu juga digunakan sebagai pendamping makanan utama, karena itu di beberapa tempat di Banjarnegara, warung makan atau restoran juga menyajikan menu dawet ayu sebagai menu minuman andalan.
B. Keistimewaan
Dawet Ayu adalah jenis minuman yang sukar untuk dilupakan karena memiliki aroma yang khas. Meskipun berwujud minuman, Dawet Ayu mewakili ikon rempah dan hasil bumi yang juga dihasilkan di Banjarnegara, seperti jagung, buah aren dan durian. Keistimewaan aroma ini jarang bisa ditemui pada jenis minuman dingin. Karena itu Dawet Ayu bisa mewakili salah satu keistimewaan minuman dingin tersebut. Keistimewaan inilah yang juga menjadi pemikat wisatawan maupun warga Banjarnegara yang hidup di perantauan.
C. Lokasi
Untuk mencicipi Dawet Ayu, wisatawan bisa berkunjung ke Banjarnegara. Salah satu penjual dawet terkenal terletak di sebelah utara terminal Banjarnegara. Selain di Banjarnegara, Dawet Ayu juga bisa dinikmati di kota-kota tujuan wisata terutama di kawasan Banyumas, propinsi Jawa Tengah serta DIY Selain dilokasi-lokasi tersebut, dawet ayu yang kini semakin menasional juga dapat dinikmati di hampir seluruh kota besar di Indonesia bagian barat, seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung. Di Jakarta bahkan dawet ayu sudah diwaralabakan.
D. Harga
Harga segelas dawet ayu berkisar antara Rp. 2.000,00 sampai Rp. 4.000,00
Minuman ini sangat khas rasanya, dan banyak sekali peminatnya, baik di nikmati padawaktu musim panas maupun hujan, Dawet Ayu Banjarnegara sudah menyebar di kota2 besar; Yogyakarta Surabaya, Jakarta, Bandung oh ya Di Pemalang juga sudah ada tuh Dox,Tidak seperti Es Cendol biasanya, Dawet Ayu Banjarnegara ini mempunyai citarasa tersendiri,dari ramuan ramuan khusus yang di bubuhinya sehingga membuat lidahketagihan ( itu kalo anda minum yang asli )nih gambar tempat asli warung Dawet Ayu.
Kalo anda singgah di Kota Banjarnegara tidak akan susah untuk memenukan kios Dawet Ayu, yang letaknya sangat dekat dengan Terminal antarkota, hanya berjarak 10 meter anda sudah bisa menemui kios tersebut rasakhas Durian asli yang di campur di Gula merahnya akan semakin membuat anda menggoyangkan lidah and
Jangan Salah lho ya, Dawet Ayu Asli Banjarnegara sudah banyak yang di modifikasi ( halah koyo motor aja ) maksudnya banyak yang berusaha menjual Dawet dengan nama DAWET AYU di embel-embeli ASLI Banjarnegara, namun sesuatu yang asli itu hanya akan ada satu dan tidak ada Copynya, Cabang-cabang Deawt ayu ini sudah banyak, jangan salah untuk membelinya
Friday, July 9, 2010
Foto Keindahan Alam Dieng Sangat Mempesona
Keberadaan kawah di dataran tinggi Dieng, merupakan fenomena alam yang langka dan menakjubkan sekaligus berbahaya. Fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri baik di kalangan wisatawan dan menjadi tantangan bagi peneliti.
Deretan Candi-candi Hindu nan cantik bertebaran dimana-mana, dan merupakan tempat atau pusat semadi dunia bagi penganut Agama Hindu
Sumber Gambar : http://cepmonos.blogspot.com/2010_08_01_archive.html
Subscribe to:
Posts (Atom)






